Masjid Istiqlal Kebanggan Muslim Indonesia

Masjid Istiqlal Kebanggan Muslim Indonesia

Masjid Istiqlal Kebanggan Muslim Indonesia

rumahberita.my.id-Ketika memasuki masjid Istiqlal, ada kebanggaan tersendiri tersirat di hati.Masjid Istiqlal Kebanggan Muslim Indonesia yang berdiri di atas tanah seluas 9,5 hektar ini, tercatat sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara. Terdiri dari bangunan masjid, taman, halaman parkir, kolam air mancur serta sungai yang mengelilinginya.

Kata Istiqlal berasal dari bahasa Arab yang berarti “Kemerdekaan”, Kata ini sengaja di pakai sebagai rasa syukur umat muslim Indonesia atas karunia kemerdekaan. Pada tanggal 7 Desember 1954 beberapa tokoh Islam mendirikan sebuah yayasan yang diberi nama yayasan masjid Istiqlal. Dengan tujuan untuk mendirikan sebuah masjid Agung di Jakarta.

Konon kabarnya sempat terjadi pro dan kontra mengenai lokasi yang akan di bangun masjid. Ada dua pilihan lokasi yang ditawarkan waktu itu, satu di kawasan yang sekarang menjadi Hotel Indonesia (HI) dan satu lagi di Benteng Belanda kawasan pasar baru. Bekas benteng Belanda inilah yang kemudian di jadikan lokasi masjid Istiqlal. “masjid ini dulunya adalah Benteng Belanda, dan saya kira lokasi ini sudah tepat karena merupakan satu kesatuan dengan Monumen Nasional [Monas]” ujar Drs. H. Subandi, M.Si, Selaku sekretaris Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal [BPPMI].

Pembangunan masjid ini memakan waktu yang cukup lama, sekitar 17 tahun. Pembangunan mulai didirikan pada tahun 1961 dan selesai pada tahun 1978, berawal pada masa presiden Soekarno dan berakhir pada masa presiden Soeharto. Arsitektur masjid ini merupakan karya Arsitek F. Silaban, pemenang sayembara yang diadakan pada tahun 1955 untuk memperoleh sebuah rencana gambar masjid istiqlal.

Masjid ini ditopang dengan 12 pilar besar sebagai symbol kelahiran Nabi Muhammad. Lantai utama berfungsi untuk shalat mampu menampung jamaah 16.000 orang, samping kiri kanan dan belakang terdapat lantai bertingkat lima yang dapat menampung jamaah 61.000 orang. Di bawah lantai utama adalah lantai dasar, terdapat ruangan kaca yang cukup besar dan sekarang digunakan untuk Taman Kanak-Kanak masjid Istiqlal. Di lantai ini juga terdapat 2 aula untuk berbagai kegiatan, ada juga perkantoran BPPMI dan organisasi Islam seperti, MUI pusat, DMI Pusat dan lain-lain.

Pengeloalan masjid Istiqlal ini di bawah Departemen Agama dan selalu ada kegiatan baik harian, mingguan, bulanan maupun tahunan. Sholat Idul Fitri merupakan kegiatan tahunan yang selalu di hadiri oleh RI-1, RI-2 dan pejabat pemerintah yang lain. Hal ini menandakan bahwa masjid Istiqlal adalah masjid nasional, memiliki kaitan yang sangat erat dengan sejarah bangsa Indonesia.

Bagi para wisatawan asing maupun domestik yang ingin melihat (wisata religi) dan membutuhkan informasi lebih lengkap akan di dampingi oleh pemandu yang selalu siap melayani di pusat informasi. Sebagai muslim, dan juga warga negara Indonesia, kita patut bersyukur memiliki tempat ibadah yang begitu megah.


Leave a Reply

Your email address will not be published.